Wednesday, 24 January 2018
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Karanganyar » Budidaya Jambu Merah Untungnya Bikin Makjleeeb!
KARANGANYAR

Budidaya Jambu Merah Untungnya Bikin Makjleeeb!

Friday, 22 December 2017 - 18 Views

Infosoloraya, Karanganyar- Berbudidaya jambu merah ternyata sangat menguntungkan, bahkan mampu menumpuk pundi-pundi uang dari keuntungan yang didapatkannya.

Suwarno, Perangkat Desa Dukuh , Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar sekaligus petani jambu merah itu  merasakan  keuntungan dari hasil budidaya tersebut.

” Alhamdulillah mas, tekat saya untuk berbudidaya Jambu Merah tidak rugi.Ini sebuah keputusan yang berani yang saya lakukan sat memulainya,” Ujar Suwarno, petani budidaya Jambu Merah sekaligus Perangkat Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah.

Menurutnya berbudidaya Jambu Merah tidaklah sulit seperti apa yang dibayangkan semua orang.

Meski tidak sulit berbudidaya ini , Suwarno juga tidak “ngentengke”, ia tetap belajar  mencari berbagai literatur tentang ilmu yang terkait dengan ilmu Jambu Merah itu.

Berbicara tentang budidaya pohon jambu merah itu ia menjelaskan untuk 1 Tahun,  Suwarno mampu mengasilkan 3 kali panen dalam tiga musim. Saat ini ia mampu menyediakan 1 ton setiap harinya, bahkan ada pabrik siap bekerjasama kepadanya.

Masih lanjut Suwarno,   andaikata punya 1/2 hektar , rata rata untuk lahan ini ditanam 200 batang. Untuk satu kali panen bisa mrnghasilkan 20 ton jambu metah. Padahal 1 tahun ada 3 musim panen jadi total 60 ton.

” Misal kita ambil harga terendah jambu merah seharga  Rp 3000x 60 ton setahun sudah mendapatkan Rp 180 juta, ini belum dipotong uang operasional 20 persen,” katanya.

Jadi bisa dihitung keuntungan setiap tahunnya. Ini sangat menggiurkan kalau warga tahu  .Belum juga kalau dihitung keutungan menanam pohon jambu dibawahnya bisa  ditanam   sayur sayuran, cabe, ketela rambat.

Keuntungannya itu diakuinya tentunya bisa untuk membeli tanah, rumah dan mobil serta menunjang infrastruktur budidaya jambu merahnya.

” Alhamdulillah kita harus syukuri semua ini karena Allah, kita hanya ikhtiar saja,” terangnya.

Saat ditanya soal perawatannya? Suwarno yang suka berpenampilam sederhana ini mengaku  cukup mudah seperti pemukan kompos dan npk.

Untuk umur  3 tahun pohon jambu menyedot pupuk kurang lebih 1 kwintal untuk satu pohon. Jadi 1 tahun , Suwarno memupuk  2 kali pemumukan dalam masa 6 bulan.

Terkait dengan perawatan pohon jambu merah dengan memetik daun nya ? Suwarno menerangkan pemetikan daun dilakukan secara berkala ini berguna agar tunas baru muncul setelah baru muncul ada bunga. Daunnya yang dipetik itu digunakan sebagai rabuk di sekitar pohon jambu merah.

Meski Daun Kering Jambu merah banyak membutuhkan untuk jamu dengan harga 1 kg berkisar Rp 6000. Namun demikiam ia tidak berniat untuk menjual daunnya, khusus daun yang dipetik hanya untuk rabuk saja.

Ia berharap warga desanya juga ikut berbudidaya jambu merah, karena banyak keuntungan yang didapat selain itu  andaikan warganya menanam jambu merah tentunya akan menjadi daya tarik sendiri terutama di sektor wisata.( Zul)

Related Post