Tuesday, 19 June 2018
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Nasional » Bupati Sukoharjo : Main Suap ! Kades dan Camat Bisa Dijebloskan Penjara
NASIONAL

Bupati Sukoharjo : Main Suap ! Kades dan Camat Bisa Dijebloskan Penjara

Tuesday, 19 December 2017 - 101 Views

Dok

Infosoloraya.com- Sukoharjo- Di sejumlah Kades dan Camat Sukoharjo mendapatkan peringatan keras dari Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya  terkait seleksi pengisian perangkat desa di sejumlah wilayah.

Pernyataan keras dari Bupati Sukoharjo terundus ada indikasi dugaan penyuapan di sejumlah Kades- Kades Sukoharjo.

Pihak Pemkab Sukoharjo sudah menurunkan team saber pungli dan team ‘mata- mata rahasia’ yang disebar sejumlah titik wilayah.

“Kita akan tindak tegas jika ada penyuapan,’ Kata Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya kepada sejumlah awak media belum lama ini Selasa ( 19/12)

Pihaknya menegaskan Kepala desa dan camat diminta juga tidak melakukan kecurangan dengan  menerima suap dari calon seleksi perangkat desa.

“Jika nanti  ada kepala desa dan camat nekat berbuat curang maka silahkan tanggungsendiri akibatnya. Sanksi tidak hanya administrasi sekaligus dijebloskan penjara,” lanjutnya.

Pihaknya berharap, Kades besera camat harus jujur dan trasparan. Reealisasi wujud  transparansi tersebut dengan pengisian perangkat desa maka Bupati meminta pembuatan naskah soal dilakukan secara professional.

Sementara itu pengisian perangkat desa sendiri akan dilaksanakan melalui sistem pendaftaran terbuka. (Zul)

Related Post