Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Budaya » Dalang ( harus) Mampu Beri Tuntutan
BUDAYA

Dalang ( harus) Mampu Beri Tuntutan

Sunday, 9 July 2017 - 153 Views

INFOSOLORAYA.COM-SOLO-Dunia pewayangan di era modernasasi ini mau tidak mau terus mensikapi keadaan zaman, kalau tidak tergerus zaman .Bagaimana para Dalang mensikapi ini?

Kegundahan ini sudah lama disematkan Tri Luwih Winarto, salah satu Dalang yang dibilang idealis dalam sebuah pergerakan budaya.

“Dalang semestinya mampu mengaplikasikan cerita wayang pada kebutuhan jaman sekarang,” Ujarnya kepada Infosoloraya Ahad(9/7) saat datang ke Solo.

Dia mencontohkan rahwana jatuh cinta pada Shinta. Dalam  logika tidak mungkin karena jarak yang jauh, hal ini bisa dikaitkan dengan perkembangan IT medsos salah satunya.

“Dalang sering terjebak dengan sebuah kelarisan jam terbang. Hingga kalau sudah laku pasarnya. Selesai sudah imajinasi untuk berkarya, ” Kata Dalang asal Pati tepatnya di Desa Kayen Kecamatan Kayen.

Apa penyebab ini? diakuinya pagelaran wayang itu mahal, bila ada pemuda nanggap wayang itupun skala kecil

Bagi Dalang nyentrik yang suka minun kopi  item ini semua ada solusinya,  namun tidak semua dalang mau dan mampu seperti  biaya harga pagelaran sesuai kemampuan.

Tri Luwih Winarto dalang nyentrik

“Konsekwesinya dalang tersebut tidak all out dalam penyajiannya, tapi semua dalang seperti ini, tapi rata- rata, ” terangnya.

Padahal dalang itu sendiri mempunyai karakter masing- masing  diantaranya prestise  juga berpengaruh.

Dia menilai banyak buruh mayang  artinya banyak dalang yang tidak perduli dengan visi misi penyebaran norma etika bahkan aturan hidup. Yang penting dapat job dan endingnya esok pagi bayaran

“Jadi nominal uang yang  akan diterima esok pagi adalah fokus utama. Mayang terus bayaran,” Katanya.Makanya dalam pagelaran para buruh dalang itu cenderung lebih diterima oleh pasar sekarang.

Sinden banyak dengan lagu-lagu yang spektakuler, bahasa yang lebih gaul. Namun makna dari wayangannya sama sekali tidak tergarap( Zul)

Related Post