Monday, 16 July 2018
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Foto » Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram
FOTO

Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram

Sunday, 30 September 2012 - 17185 Views

INFOSOLORAYA.COM – WONOGIRI – Sebagian besar penduduk di Dusun Ngrapah Desa Setren Kecamatan Slogohimo bekerja bertani. Sebagian penduduk lainnya merantau ke luar kota hingga ke luar luar pulau.

Bagi yang bertani rata rata penduduk setempat mempunyai lahan perkebunan yang cukup luas. Tanah pertanian di wilayah Desa setempat sangat subur. Karena pengairan di sana melimpah. Sebagian menanam sayur, buah-buahan di segala musim, tembakau dan menanam cengkeh.

Pada saat musim kemarau seperti saat ini, banyak petani yang beralih dari menanam sayuran ke tanaman tembakau. Namun, sayangnya tanaman tembakau saat ini bisa dibilang gagal panen. sehingga mengecewakan petani.

Beruntung pada tahun ini tanaman cengkeh sedang panen raya. Hampir setiap ladang atau pekarangan warga setempat terdapat pohon cengkehnya. Hampir setiap kepala keluarga memiliki pohon cengkeh. Setiap rumah minimal memiliki lima batang pohon cengkeh.

Bahkan banyak penduduk yang memiiki pohon cengkeh yang berjumlah puluhan, ada juga yang memiliki sampai dengan seratus batang pohon cengkeh. Semua yang dihasilkan dari pohon cengkeh bermanfaat dan bernilai tinggi.

Misalnya, mulai dari daunnya, tangkai (gagang) cengkeh dan juga cengkehnya. Semuanya laku terjual. Sehingga tanaman cengkeh di Desa setempat menjadi tanaman unggulan bagi penduduk setempat. Menanam dan merawatnyapun relatif mudah. Tampa perlakukan yang rumit.

Harga daun cengkeh kering Rp 1.000,- perkilogram, gagang cengkeh Rp.8.000,- perkilogram, cengkeh basah Rp.39.000,- perkilogram dan cengkeh kering Rp.115.000,- perkilogram. Jualnya pun tidak sulit. Pembeli datang tanpa diundang.

Menjual cengkeh tidak sulit, baik yang basah maupun yang kering bisa dijual kapapun, dan di manapaun. “Sedangkan daun cengkeh sebulan sekali sudah ada yang ambil,” ujar Jianto ayah tiga anak warga Dusun Ngrapah Desa Setren Kecamatan Slogohimo.

Bagi pemilik kebun cengkeh yang luas, saat musim panen raya seperti saat ini, mereka sangat membutuhkan tenaga jasa pemetik cengkeh. Para pemetik cengkeh sebagian dari penduduk Des setempat, sebagian dari Desa lain.

Dalam sehari seorang pemetik cengkeh mampu memetik cengkeh sebanyak dua karung. Mereka bekerja mulai pukul 07.00 Wib hingga 16.00 Wib.  Upah memetik cengkeh Rp.50.000,- perhari perorang.[n420]

Related Post

Comment