Monday, 16 October 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Budaya » Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri
BUDAYA

Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri

Tuesday, 25 September 2012 - 9932 Views
Kesenian Kethek Ogleng Ciri khas Wonogiri | Foto Bagus

INFOSOLORAYA.COM – WONOGIRI – Kesenian tradisional Kethek Ogleng diusulkan menjadi icon (ciri khas) pengembangan pariwisata di Kabupaten Wonogiri.

Hal ini didasarkan pada hasil Analisis Hierarchy Process (AHP) oleh Tim Peneliti yang merupakan gabungan antara Kantor Litbang, Disbudparpora Kabupaten Wonogiri dan LPPM UNS Surakarta.

Paparan mengenai hasil penelitian ITU disampaikan oleh Tim Ahli dari LPPM UNS Surakarta, Dra. Rara Sugiharti pada Seminar sehari dengan tema Penyusunan Kebijakan Tentang Budaya Lokal Daerah (Identifikasi Seni Budaya Lokal Sebagai Ikon Pariwisata) di Ruang Data Setda Kabupaten Wonogiri, Senin (24/9) siang.

 

Hasil penelitian identifikasi terdapat 23 potensi seni pertunjukan yang ada di Kabupaten Wonogiri. “Dari 23 jenis seni pertunjukan yang teridentifikasi, terdapat 5 seni pertunjukan yang dinilai unggul dan layak untuk dikembangkan bagi kepariwisataan di Wonogiri. Antara lain Kethek Ogleng, Srandul, Badhut, Lerok dan Kucingan,” terangnya.

 

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa dari kelima kesenian unggulan tadi salah satunya akan diusulkan sebagai icon ciri khas pengembangan pariwisata di Wonogiri. “Untuk sementara dapat disimpulkan bahwa kesenian Kethek Ogleng saat ini dinilai paling layak untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya di Kabupaten Wonogiri,” ungkapnya.

 

Acara yang dihadiri oleh para pimpinan SKPD dan camat se-Wonogiri ini juga merekomendasikan agar Budaya Khas Wonogiren bisa masuk sebagai muatan lokal pendidikan sekolah. “Ketidakpedulian terhadap budaya sendiri menyebabkan terjadinya klaim budaya oleh negara lain.

 

Karena itu salah satu upaya untuk melestarikannya adalah dengan melakukan revitalisasi budaya baik dengan menjadikannya icon pariwisata atau menjadikannya sebagai materi pelajaran yang dikemas dalam Muatan Lokal (Mulok)” tegas Rara.

 

Sementara Asisten Sekda Bidang Administrasi Kabupaten Wonogiri, Ir Gembong Muriahadi, M.Si berharap dengan dilaksanakannya seminar ini akan muncul rekomendasi-rekomendasi untuk penyusunan kebijakan tentang budaya lokal daerah dalam upaya pelestarian kebudayaan daerah di Wonogiri.

 

“Seni budaya khas daerah apabila dikelola dengan baik akan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah kita,” terangnya. [bagus@infowonogiri.com]

 

Related Post

Comment