Friday, 21 September 2018
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Soloraya Update » Melembagakan Koperasi Bagi Pelaku Usaha
SOLORAYA UPDATE

Melembagakan Koperasi Bagi Pelaku Usaha

Thursday, 30 August 2018 - 27 Views

Wonogiri, Infosoloraya- Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah menggelar Workshop dan PKL Perkoperasian dalam rangka perkuatan kelembagaan bagi kelompok masyarakat di wilayah sekitar hutan untuk wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang dilaksanaan di Merista Raya Hotel Purwantoro (28-41/8) diikuti 30 orang peserta.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kelembagaan sekaligus pelaku usaha di Wonogiri timur memahami koperasi dengan lebih baik.

Peserta yang sebagian besar pelaku budidaya jamur di Kecamatan Jatisrono, Slogohimo dan Purwantoro itu mendapatkan materi dalam kelas selama dua hari diantaranya; kebijakan koperasi dan UMKM Kabupaten Wonogiri, manajemen usaha, manajemen keuangan, manajemen pemasaran serta saksestori koperasi. Serta kunjungan lapangan di Magelang dan Wonosobo.

Dalam sambutan pembukaan, mewakili Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah, Dra Ema Rachmawati, yang diwakili Kabid Kelembagaan, Suprapto menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan secara paralel di Kabupaten Wonogiri, Karanganyar dan Magelang.

“Khusus di Kabupaten Wonogiri kegiatan ini diberikan untuk pelaku usaha budidaya jamur bagi masyarakat di wilayah sekitar hutan dengan harapan dapat memperkuat kelembagaan yang rencananya akan berupa koperasi. Sinergitas ini tentu akan memberi bennefit berupa kegiatan berkoperasi yang muaranya meningkatkan kesejahteraan secara bersama. Embrio kelembagaan berupa pokmas akan difasilitasi menjadi koperasi” lanjut Suprapto.

Sementara, Kabid Koperasi Disperindagkop Kabupaten Wonogiri, Dwi Sudarsono yang menjadi salah satu pemateri menegaskan bahwa bangun usaha yang fleksibel dan mampu mendorong bagi pelaku usaha sejenis adalah koperasi.

“Dengan berkoperasi maka tingkat persaingan akan dieliminir sekaligus akan mampu memperkuat nilai tawar bagi komuditas yang diproduksi. Ini menjadi inkubator bagi Diperindagkop Pemkab Wonogiri dalam upaya mendorong koperasi sektor riil. Sebagian besar koperasi di Wonogiri berupa koperasi simpan pinjam dan banyak menyisakan masalah. Sedangkan koperasi sektor riil masih sangat sedikit dan kedepan akan kita dorong agar tumbuh subur,” ungkap Dwi Sudarsono.

Dwi juga menambahkan ada sekitar 432 koperasi yang telah dibubarkan, sementara permasalahan koperasi RT sedang disusun road map untuk pembenahan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami yang sejak awal berkomitmen dalam usaha bersama budidaya jamur. Workshop dan PKL kali ini makin merekatkan kebersamaan selama ini dan kedepan diharapkan akan meraih kesejahteraan bersama,” kata Jaino Kinanthi, salah satu peserta.
( Kp/ Zul)

Related Post