Tuesday, 2 September 2014
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Pengurus Baru HMI Cabang Sukoharjo Dilantik »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% » 
 
Home » Foto » Pemangkasan Kuota Jamaah Haji 20 Persen Disayangkan
FOTO

Pemangkasan Kuota Jamaah Haji 20 Persen Disayangkan

Thursday, 13 June 2013 - 2452 Views

 

plt kemenag solo 300x199 Pemangkasan Kuota Jamaah Haji 20 Persen Disayangkan

Kepala Plt Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Muhammad Saidun (kanan)

INFOSOLORAYA.COM – SOLO – Kepala Plt Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Muhammad Saidun, menyayangkan adanya pemangkasan jumlah kuota jamaah haji sebanyak 20 persen. Pasalnya, pemangkasan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi melalui surat yang dikirim kepada Kementerian Agama RI pada Kamis (6/6) membuat sejumlah jamaah haji dari masing-masing provinsi, termasuk Kota Solo terancam gagal berangkat tahun ini.

 

“Kita tahu ada pemangkasan 20 persen kuota jamaah haji ini dari media. Bahkan, sudah ada sekitar 50 masyarakat yang menanyakan ke kita tentang adanya pemangkasan ini,” jelasnya kepada wartawan di ruang kerjanya Kemenag Solo, Kamis (13/6). Ia berharap, pemangkasan jumlah kuota jamaah haji itu tidak terjadi. Namun, demikian apabila terjadi tidak sampai 20 persen. “Karena jumlah ini tidak sedikit, jadi kasian bagi calon jamaah haji yang sudah mendaftar dan tidak bisa berangkat karena ada pembatasan baik reguler maupun haji plus,” terangnya.

 

Ia mengatakan, tahun ini (2013) jumlah jamaah haji yang sudah terdaftar ada sebanyak 713 orang. Namun, yang sudah melunasi administrasi pembayaran sekitar 685 calon jamaah haji. Sehingga sisanya sebanyak 28 calon jamaah haji belum melunasi administrasi pembayaran. “Pembayaran tahap pertama sudah kita tutup sejak 12 Juni kemarin. Jadi, 28 calon jamaah haji ini harus segera melakukan pembayaran tahap kedua yang rencana kita buka mulai 16 Juni hingga 22 Juni mendatang,” jelas Saidun.

 

Meski demikian, pihaknya juga masih menunggu kebijakan dari pusat apakah ada pembayaran administrasi tahap kedua apa tidak. Sehingga, apabila pembayaran tahap kedua ini tidak ada, maka ke 28 calon jamaah haji terpaksa tahun ini tidak bisa diberangkatkan ke tanah suci (Makkah). “Ongkos Naik Haji (ONH) tahun ini sekitar US$ 3.542. Namun mereka baru membayar separuh dari biaya ONH itu,” jelas Saidun.

 

Sementara itu, Kasi Pemberngkatan Haji dan Umroh, Rosyid Ali Safitri menambahkan selama empat tahun terakhir kouta haji di Kota Solo relatif stabil, yakni Tahun 2010 ada 675 jamaah, Tahun 2011 ada 877 jamaah, Tahun 2012 ada 631 dan Tahun 2013 ada 713 calon jamaah. “Sebelum adanya kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) calon jamaah haji di eksKarisidenan Surakarta seperti Boyolali, Sukoharjo, Sragen dan lainnya relatif stabil. Sekarang sudah ada e-KTP dari pinggiran Kota Solo tidak bisa,” jelasnya.(bib@infosoloraya.com)

Related Post

Comment