Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Kriminal » Pembunuh Arif Murdika Diancam 15 Tahun Penjara
KRIMINAL

Pembunuh Arif Murdika Diancam 15 Tahun Penjara

Monday, 5 October 2015 - 1194 Views

PEMBUNUHAN DI WONOGIRI

INFOSOLORAYA.COM-WONOGIRI-Polisi menetapkan Riki Fajar Santoso (29Th) sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Arif Murdika (9) siswa kelas 3 SDN Bulurejo 3 Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri.

Riki Fajar Santoso ditetapkan sebagai tersangka (Tsk) dengan dijerat dua pasal sekaligus. Yaitu pasal 338 KUHP junkto pasal 80 ayat 3 UURI Nomor 35 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

“Setelah kita melakukan penyidikan selama dua hari, akhirnya kita tetapkan Riki Fajar Santoso sebagai tersangka pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean SIK.

Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP David Manurung SH menegaskan, bawha pelaku telah dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Perbuatan tersebut juga melanggar 80 ayat 3 UURI Nomor 35 tentang Perlindungan Anak.

Polisi menyita barang bukti kaos olah raga bertulis SDN 2 Bulukerto dan celana dalam diguntingi pelaku dan dibuang di sekitar TKP. Tujuannya untuk menghilangkan jejak, seolah pembunuhnya adalah anak-anak SDN 2 Bulukerto, yang sebelumnya bermain dengan korban.

Polisi juga menemukan bukti berupa potongan rambut korban, batang kayu, karung beras ber-bekas darah dan pakaian seragam korban. Asal tahu Arif Murdika ditemukan takbernyawa di jembatan sungai Lemahbapang Rabu (30/9) sore hari. Tubuh korban ditemukan hari itu pukul 20.15 WIB oleh ayahnya Istanto. (nano/baguss)

Related Post