Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Soloraya Update » Pemdes Weru “Gelontorkan” Dana Desa (untuk) Material Jalan
SOLORAYA UPDATE

Pemdes Weru “Gelontorkan” Dana Desa (untuk) Material Jalan

Thursday, 16 November 2017 - 51 Views

Infosoloraya.com-Sukoharjo- Masyarakat Ngentak RT O2 RW 07 Desa Weru, Kecamatan Weru, Sukoharjo boleh berbahagia. Pasalnya warga mendapat bantuan material infrastruktur jalan di pedesaan dari anggaran Dana Desa (DD) Pemerintah melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Weru.

Bantuan material khusus untuk Ngentak RT 02 RW 07 di gelontorkan senilai Rp 33 Juta ini diharapkan mampu memperlancar trasnportasi di pedesaan sekaligus mampu menunjang peningkatan sektor perekonomian desa.

” Alokasi Dana Desa desa Weru ini memang kita prioritaskan terlebih dahalu infrastruktur jalan karena banyak jalan yang rusak, Alhamdulillah kita bangun yang lebih baik,” ujar Joni Wardoyo kepada awak media Kamis ( 16/11)

Masih menurut Joni Wardoyo yang sudah menjabat dua periode ini menambahkan bantuan sebesar Rp 33 Juta itu kepada warga Ngentak disesuaikan dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Pembangunan Desa.

“Rencana ini hanya untuk alokasi jalan kurang lebih 200 meter saja dengan lebar jalan 2 meter,”imbuh saat meninjau pengerjaan proyek jalan di Dukuh Ngentak.

Rencana Pelaksanaan itu ternyata diluar dugaan saat di lapangan ternyata warga meminta Kades untuk memohon bantuan lagi untuk meneruskan penambahan pembangunan jalan 300 meter lagi, karena dinilai jalannya sudah rusak parah. Berarti total panjang jalan yang di bangun kurang lebih kisaran 500 meteran.

Permohonan warga akhirnya dipenuhi Kades dengan jalan keluar cari hutangan ke material untuk nanti dianggarkan ke RAP Pembangunan Desa tahun 2018 nanti.

Saat ditanya berapa besar hutang materialnya? pihaknya masih belum memastikan perincian hutang materialnya, yang penting nanti di total.

“Ya saya memahami permohonan warga, karena saya melihat kalau cuma 200 meter ya masih kurang. Saya melihat jalannya juga sudah rusak juga. Istilahnya nanggung kalau enggak diselesaikan semuanya ya cari hutanngan kekurangannya mas,”katanya

Pihaknya merasa plong karena warga Ngentak memiliki semangat luar biasa mengorbankan waktunya kerja bhakti untuk kepentingan umum membangun jalan.

“Semangat warga bergotong royong dengan tulus membuat saya terharu, Insya Allah nanti kita pikirkan pembangunan jalan di Dukuh- Dukuh lainnya juga dengan berbagai program yang baik ,”tandasnya.

Sekedar catatan, Pemerintaha Desa Weru saat ini lagi mengfokuskan pembangunan jalan selain Ngentak juga pembangunan jalan juga dilakukan di Daleman dan Kauman .

Ia berharap Dana Desa agar bisa bermanfaat untuk kepentingan umum, tidak hanya untuk pembangunan jalan saja tetapi juga untuk pembangunan pemberdayaan lainnya. Seperti pemberdayaan di sektor ekonomi usaha dan pengembangan di sektor pertanian.
Secara terpisah Suyatno, Ketua RW 7 Dukuh Ngentak, Desa Weru bersama Nawiyo, Ketua RT 2 RW 7 Dukuh Ngentak Desa Weru bersama pengurus RT Slamet, Narto ( Mantan Ketua RT) dan sejumlah RT-RT lainnya mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan.

“Ini harapan kita semua agar Dana Desa di manfaatkan sebaik-baiknya tentunya untuk kepentingan masyarakat,”ujar Suyatno, Ketua RW 7 Ngentak.

-Pembanguna Desa dan “Buku Saku” Kades

Sementara itu terkait dengan infrastruktur pembangunan jalan di seputaran pedesaan di Jawa Tengah, saat di hubungi via telpon Anggota DPR RI Ahmadi Noor Supit menjelaskan untuk penggunaan Dana Desa ( DD) yang disalurkan Pemerintah ke desa-desa harus dijalankan sebaik-baiknya dengan transparansi yang jelas.

Beberapa minggu lalu, Ganjar Pranowo Gubernur Jateng mengingatkan Kepala desa perlu belajar buku saku agar mereka paham soal dana desa.
Menurut Ganjar, buku desa akan menjelaskan pemahaman tentang bagaimana anggaran Dana Desa itu dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“ Jangan sampai ketidakpahaman Kades –Kades justru akan menimbulkan masalah baru berurusan langsung dengan satgas sapu bersih atau justru berurusan dengan KPK. Kita percaya Kades- Kades di Jawa Tengah memiliki Integritas komitmen dan kepedulian yang baik, ”pungkasnya.( Zul)

Related Post