Thursday, 2 October 2014
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Pengurus Baru HMI Cabang Sukoharjo Dilantik » 
 
Home » Index » Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSD
INDEX

Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSD

Friday, 5 July 2013 - 3923 Views
utp solo Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSD

Gedung kampus UTP Solo

INFOSOLORAYA.COMSOLO – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo membuka program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) jenjang strata satu (S1). Dikatakan, Rektor UTP, Prof Dr Ir Ongko Cahyono MSc dalam acara ramah-tamah bersama dengan wartawan, di rumah makan Boga-bogi.

Pembukaan Prodi PGSD ini dilatarbelakangi masih tingginya permintaan tenaga pengajar (guru) secara nasional. Prodi PGSD, lanjut Ongko dibuka melalui Surat Keputusan (SK) Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Nomer 236/E/0/2013 tentang izin penyelenggaraan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

“Sebenarnya ada dua Prodi yang kita ajukan, yakni Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (POK). Namun baru Prodi PGSD yang disetujui,” katanya kepada wartawan. Meski demikian pihaknya akan tetap berusaha supaya Prodi POK ke depan dapat segera disetujui.

Prodi PGSD, lanjutnya akan membuka sebanyak empat kelas dengan jumlah kuota  sebanyak 200 mahasiswa. Pembukaan Prodi  PGSD dimulai hari ini melalui sistem offline. Untuk sistem pembelajaran Prodi PGSD menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Sehingga mahasiswa dituntut aktif selama prosese perkuliahan berlangsung. Meski demikian, Prodi PGSD masih menyandang status akreditasi cukup (C).

“Ke depan akan kita perjuangkan Prodi PGSD ini menjadi status akreditasi Baik (B) ke Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT. Supaya menunjang kegiatan perkuliahan,” imbuh Ongko.

Untuk tenaga pengajar Prodi PGSD, katanya akan disediakan sebanyak enam dosen magister (S2). Namun, keenam dosen ini tidak diperbolahkan untuk nyambi atau merangkap di instansi lain. “Dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) UTP akan melaporkan ke pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT) Dikti. Soalnya kalau tidak dilaporkan maka lulusan PGSD tidak akan diakui,” katanya.

Sementara itu, Pembantu Rektor (PR) 1 UTP, Ir Isnarno MT, menambahkan pembukaan Prodi PGSD diharapkan mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya guru. “Kami berharap lulusan PGSD UTP dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ungkap Isnarno.(bib@infosoloraya.com)

Incoming search terms:

Related Post

Comment