Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSD

 0
Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSDby solorayaon.Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSDINFOSOLORAYA.COM – SOLO – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo membuka program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) jenjang strata satu (S1). Dikatakan, Rektor UTP, Prof Dr Ir Ongko Cahyono MSc dalam acara ramah-tamah bersama dengan wartawan, di rumah makan Boga-bogi. Pembukaan Prodi PGSD ini dilatarbelakangi masih tingginya permintaan tenaga pengajar (guru) secara nasional. Prodi […]
utp solo Penuhi Tenaga Guru, UTP Buka Prodi PGSD

Gedung kampus UTP Solo

INFOSOLORAYA.COMSOLO – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo membuka program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) jenjang strata satu (S1). Dikatakan, Rektor UTP, Prof Dr Ir Ongko Cahyono MSc dalam acara ramah-tamah bersama dengan wartawan, di rumah makan Boga-bogi.

Pembukaan Prodi PGSD ini dilatarbelakangi masih tingginya permintaan tenaga pengajar (guru) secara nasional. Prodi PGSD, lanjut Ongko dibuka melalui Surat Keputusan (SK) Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Nomer 236/E/0/2013 tentang izin penyelenggaraan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

“Sebenarnya ada dua Prodi yang kita ajukan, yakni Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (POK). Namun baru Prodi PGSD yang disetujui,” katanya kepada wartawan. Meski demikian pihaknya akan tetap berusaha supaya Prodi POK ke depan dapat segera disetujui.

Prodi PGSD, lanjutnya akan membuka sebanyak empat kelas dengan jumlah kuota  sebanyak 200 mahasiswa. Pembukaan Prodi  PGSD dimulai hari ini melalui sistem offline. Untuk sistem pembelajaran Prodi PGSD menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Sehingga mahasiswa dituntut aktif selama prosese perkuliahan berlangsung. Meski demikian, Prodi PGSD masih menyandang status akreditasi cukup (C).

“Ke depan akan kita perjuangkan Prodi PGSD ini menjadi status akreditasi Baik (B) ke Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT. Supaya menunjang kegiatan perkuliahan,” imbuh Ongko.

Untuk tenaga pengajar Prodi PGSD, katanya akan disediakan sebanyak enam dosen magister (S2). Namun, keenam dosen ini tidak diperbolahkan untuk nyambi atau merangkap di instansi lain. “Dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) UTP akan melaporkan ke pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT) Dikti. Soalnya kalau tidak dilaporkan maka lulusan PGSD tidak akan diakui,” katanya.

Sementara itu, Pembantu Rektor (PR) 1 UTP, Ir Isnarno MT, menambahkan pembukaan Prodi PGSD diharapkan mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya guru. “Kami berharap lulusan PGSD UTP dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ungkap Isnarno.(bib@infosoloraya.com)

Incoming search terms:

  • informasi tentang pgsd kedepan
  • prodi di utp surakarta
  • utp pgsd

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan