Tuesday, 24 April 2018
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Soloraya Update » PGRI Mendorong Guru Makin Profesional
SOLORAYA UPDATE

PGRI Mendorong Guru Makin Profesional

Wednesday, 13 December 2017 - 48 Views

Infosoloraya.com, Karanganyar-Berbicara soal guru, organisasi Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah Karangpandan terus berupaya mendorong agar guru semakin  profesional, lebih baik lagi di dalam kinerja maupun pelayanan kepada siswa maupun orangtuannya.

“Ini dirasa penting karena, guru harus mampu berperan sebagai guru-guru yang professional dalam mendidik, tanpa profesional  guru dunia pendidikan tak akan maju,”tutur Suhartono, Ketua PGRI Karangpandan di ruang kerjanya belum lama ini Rabu ( 12/12)

Menurut Suhartono, bersamaan dengan perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan adanya peningkatan status profesi guru, maka mau tidak mau membawa konsekwesi kepada para penyandang profesi ini.

Sekarang ini,lanjut ketua PGRI Karangpandan ini mengatakan  masyarakat relatif memandang pengertian profesi guru sebenarnya bukan lagi terbatas kepada seseorang yang datang ke sekolah, lalu mengajar, menyampaikan pelajaran kepada murid-muridnya di depan kelas.

Harapan masyarakat kepada para guru bukan lagi sekedar mampu mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) tapi juga mentransfer nilai (transfer of value). PGRI sebagai organiasi resmi guru akan terus berupaya mendorong spirit ini.

“Sehingga sosok guru pada tataran ideal, selain menjadi tauladan (The living curriculum), diharapkan juga bisa menginspirasi untuk kehidupan para peserta didiknya kelak di kemudian hari,”pungkasnya.( Zul)

Related Post