Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Boyolali » Ratusan Warga Pomah Gerah: Tuntut Pabrik So Good Food Boyolali Tutup
BOYOLALI

Ratusan Warga Pomah Gerah: Tuntut Pabrik So Good Food Boyolali Tutup

Tuesday, 28 April 2015 - 1035 Views

INFOSOLORAYA.COM -BOYOLALI; Ratusan warga Pomah Desa Randusari Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali, berencana mengruduk pabrik dan berkumpul di rumah ketua Rt.12/01 bpk.mujiyo, ratusan warga gerah lantaran manajemen pabrik PT So Good Food – So nice meresahkan warga dan tidak ada sumbangsih sedikitpun terhadap warga sekitar, Warga menuntut pabrik ini di TUTUP karena hanya membikin pencemaran dan tidak ada kompensasi apapun terhadap warga sekitar pabrik. senin (27/04)

Warga berencana menggeruduk pabrik yang beralamat di Kwasan randusari kecamatan teras boyolali lantaran warga kecewa. Selama ini keluhan warga tidak ada tanggapan serius dari pihak manajemen perusahaan.

Ratusan Warga dapat di tenangkan, dan bermusyawarah; Dalam mediasi ratusan warga bersama kepala desa randusari di dampingi Polsek Teras, Polres Boyolali dan Koramil Teras berkumpul di rumah ketua Rt Mujiyo menuntut perusahaan dengan meneriakan aspirasi warga pabrik harus ditutup. Warga menuntut perusahaan yang beroperasi sejak empat tahun lalu itu, agar memperhatikan lingkungan sekitar atau tutup saja. ujar warga.

Salah satu warga sdr.bardi sebagai tokoh masyarakat mengatakan dalam wawancara bahwa perusahaan sudah berkali kali di tegur aparatur desa maupun warga sekitar. Tapi sampai saat ini perusahaan tidak pernah menggubris keluhan warga yang tinggal di lingkungan sekitar. “Kami sudah bosan dengan sikap perusahaan yang tidak punya etikat baik terhadap warga sekitar, Akibat yang diterima warga sekitar tidak sesuai dikarenakan pabrik menyebar dan mencemari lingkungan pabrik tetapi tidak ada kompensasi apapun buat warga sekitar” tuturnya.

berkumpulnya ratusan tersebut dilakukan lantaran perusahaan So Good Food / So Nice itu dianggap tidak mengindahkan limbah dari perusahaan yang mencemari lingkungan warga. Menurut salah seorang warga, Mujiyo menjelaskan keberadaan perusahaan tersebut lebih banyak merugikan ketimbang menguntungkan warga sekitar.

Selain itu, lanjut kepala desa randusari bpk.satu budiyono membela warga untuk menuntut agar perusahaan menurunkan dana CSR untuk kepentingan masyarakat sekitar pabrik dan memberikan pengelolaan serta DO limbah pabrik kepada warga sekitar pabrik untuk kepantingan bersama, saya sebagai kepala desa mendukung penuh suara masyarakat pomah pada khususnya dan warga desa randusari yang saya pimpin, tegas kepala desa randusari. Senin (27/04) “Selain limbahnya tidak dikelola dengan baik, juga tidak ada pemberdayaan kepada Masyarakat sekitar,” ujarnya.

Warga meminta ada jawaban pasti dari menejemen pabrik so good food dan kepastian atas tuntutan warga sekitar pabrik, warga mengancam akan melakukan aksi besar besaran sekaligus menutup paksa pabrik kalau dalam satu minggu tidak ada kepastian dari pihak menejemen so good food, kepala desa randusari juga berjanji akan memimpin langsung aksi warga seandainya tidak ada etikat baik dari pabrik untuk merealisasikan tuntutan warga.[George Yusuf]

Related Post