Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Kriminal » Razia, Puluhan Pengunjung Hiburan Malam Diberikan Binaan
KRIMINAL

Razia, Puluhan Pengunjung Hiburan Malam Diberikan Binaan

Friday, 26 June 2015 - 1183 Views

tipiring

 

INFOSOLORAYA.COM, SOLO – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo berhasil menjaring puluhan pengunjung tempat karaoke dan hiburan, Selasa (23/6) malam. Razia ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, bahwa tujuh hari awal bulan suci Ramadan tempat hiburan malam ditutup.

“Ternyata pada saat dilakukan razia oleh petugas kami, ada tempat hiburan malam yang nekat buka, yaitu di kawasan Jalan Honggowongso dan Purwosari, Laweyan. Mereka langsung kita bawa ke Mapolres,” terang Wakapolres Solo, AKBP Hariadi, di Mapolresta, Rabu (24/6/2015).

Wakapolres menyebutkan, ada 53 orang yang berhasil dirazia, 40 karyawan dan 13 orang pengunjung. Bahkan, dua pengunjung ini ada yang masih di bawah umur dan oleh petugas langsung diberikan pembinaan. Selain itu, polisi juga mengamankan puluhan kendaraan bermotor.

“Operasi yang kami lakukan ini juga untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di Kota Solo selama bulan suci Ramadan. Selain itu, juga menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Solo mengenai aturan pembatasan waktu jam buka untuk Usaha Rekreasi dn Hiburan Umum (URHU),” katanya.

Dalam razia ini Polresta juga menggandeng sejumlah instansi dari Pemkot. Petugas memberikan sanksi tegas bagi pengelola hiburan malam yang melanggar aturan Perda Nomor 4 Tahun 2002 tentang URHU, dengan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) dan didata serta diberikan pembinaan.

“Sesuai dengan Perda, URHU harus tutup selama tujuh hari pada awal bulan suci Ramadan dan tujuh hari menjelang 1 Syawal atau Lebaran. Jam operasional tempat hiburan dan rekreasi selama Bulan Ramadan juga dibatasi.”(zam)

Related Post