Monday, 21 April 2014
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Pengurus Baru HMI Cabang Sukoharjo Dilantik »  Pembina Kwartir Ranting 110917 Simo Ikuti KMD »  Kecelakaan Karambol, Pelajar Tewas » 
 
Home » Foto » Soto Gerabah, Sajikan Makanan Tempo Dulu
FOTO

Soto Gerabah, Sajikan Makanan Tempo Dulu

Thursday, 27 December 2012 - 3940 Views
Etik Mistiani sedang menyiapkan Soto Gerabah 300x199 Soto Gerabah, Sajikan Makanan Tempo Dulu

Etik Mistiani sedang menyiapkan Soto Gerabah | Foto Labib Zamani

INFOSOLORAYA.COM – SOLO – Ngomongin masalah kuliner Kota Solo tempatnya. Mulai kuliner tradisional yang menyajikan sajian tradisional tempo dulu sampai dengan sajian modern semua ada. Jika kita menyusuri jalan di Kota Solo tepatnya di Jl Dr Supomo No 57 Pasar Mbeling Solo kita akan menjumpai warung soto yang menyajikan nuansa tempo dulu. Warung Soto Gerabah namanya. Sebuah warung soto yang khas dan unik ini didirikan pada 2007 silam.

Sesuai dengan namanya, Soto Gerabah ini disajikan dalam mangkuk yang terbuat dari gerabah. Semua alat penyajian makanan terbuat dari gerabah. Mulai dari mangkuk, gelas, tempat masak soto, dan sendok makan yang digunakan terbuat dari tempurung kelapa disambung dengan kayu. Semuanya terasa unik kerena bahan yang digunakan terbuat dari tanah liat.

“Gerabah itu kan warisan nenek moyang kita terdahulu. Sekarang ini juga sudah jarang digunakan orang. Jadi kami memilih menggunakan gerabah ini karena bebas bahan pewarna. Selain itu juga untuk melestarikan kembali kebudayaan Jawa. Iya istilahnya nguri-nguri kebudayaan Jawa,” kata Penanggung Jawab Lapangan Soto Gerabah Solo, Etik Mistiani, saat ditemui infosoloraya.com, Kamis (27/12/2012).

Keunikan Warung Soto Gerabah ini tidak hanya terletak pada penyajiannya saja, namun konsep bangunannya juga didesain dengan nuansa tradisional Jawa. Terbukti semua ornamen bangunannya mulai dinding sampai pada tiang penyangga terbuat dari bambu. Selain itu, atap bangunannya juga terbuat dari rumbai.

Kekhasan Soto Gerabah juga terletak dari cita rasa sotonya. Bumbu yang digunakan untuk membuat soto ini berasal dari rempah-rempah murni tradisional Jawa. Ayam yang digunakan untuk soto juga asli ayam kampung pilihan. Ditambahka juga potongan bawang putih dan dimasak di kwali gerabah. “Yang membedakan Soto Gerabag dangan yang lainnya itu, mulai dari masak sampai pada penyajiannya itu menggunakan gerabah,” jelas Etik.

Sebagai bahan pelengkap, juga disediakan aneka jenis lauk, seperti sate ayam, sate paru,tempe goreng, tahu goreng, dan lain-lainnya. Selain itu juga disediakan aneka jenis minuman dari rempah, seperti beras kencur, sereh, kunir asam dan lainnya. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp7.000 saja, anda sudah dapat meningmati kesegaran dan kenikmatan makanan ini.(bib@infosoloraya.com)

Incoming search terms:

Related Post

Comment