Monday, 16 October 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Karanganyar » Sukses (itu ) Tidak Melupakan Sejarah
KARANGANYAR

Sukses (itu ) Tidak Melupakan Sejarah

Saturday, 5 August 2017 - 77 Views

INFOSOLORAYA.COM.-KARANGANYAR-Melihat gestur tubuh dan cara berkomunikasinya sosok   Drs Sogol Suryo Sadino  merupakan sosok pengusaha sukses yang rendah hati dan tidak mau melupakan sejarah di mana ia dibesarkan, seperti peribahasa ‘Kacang Tak Lupa Kulitnya”

” Kita tidak boleh melupakan sejarah di mana kita dibesarkan dan didik, ” katanya.

Menurutnya bila orang sudah melupakan sejarahnya berarti telah melalaikan dimana proses itu berjalan.

Pak Sogol, begitu biasa disapa memang tidak asal bicara tetapi sekaligus ia buktikan dengan mendatangi sekolah di mana dulu pernah belajar.

” Tentunya kedatangan saya setidaknya mampu memberikan manfaat yang positif bagi murid- murid SD agar menjadi semangat belajar untuk meraih mimpi – mimpinya yang baik,” ujarnya.

Yang menarik kedatangannya di penerimaa beasiswa siswa baru kelas 1 SD Negeri 2 Sumberejo, Karanganyar ternyata tidak sekedar ingin nostagia tetapi lebih dari itu seperti memberikan semangat murid  Sd untuk meraih cita- cita yang baik.

Bahkan ia jyga memberikan sumbangan dana beasiswa sebesar Rp 1.500.000 dan ia juga memberikan motivasi kepada seluruh wali murid  yang hadir di sekolah agar bisa semangat lagi mendidik anak bersekolah.

Seorang tanpa ilmu itu bagaikan pisau yang tumpul dan ia tidak akan menjadi orang yang sukses tanpa pendidikan dan doa.

Baginya pendidikan adalah permata yang bersinar yang tak ternilai oleh uang dan selalu memancarkan cahaya bagi kegelapan.

” Pendidikan harus menjadi modal utama meraih sukses, ” kata Pengusaha Karanganyar ini.

Ia mengaku kepeduliannya memberikan Dana Beasiswa ini dilatarbelakangi rasa kepedulian bahwa pendidikan harus dirasakan semua anak – anak bangsa, begitu juga dengan anak- anak yang tidak mampu .

Kepeduliannya kepada dunia pendidikan karena ia teringat masih kecilnya bersama  orang tuanya tidak mampu membiayai sekolah. Bagaimana membiayai sekolah makan saja masih susah.

” Saya cerita ini tidak mengarang tapi benar ala adanya,” katanya sesekali nenerawang jauh.

Kemiskinannya  dari keluarga petani memang tak membuatnya patah semangat untuk tetap berusaha bersekolah meski dirinya harus berkorban membantu orang tuanya.

Berawal dari sinilah, Sogol memiliki semangat yang kuat agar cerita ini bagian dari masa lalunya agat tidak terulang lagi kepada anak- anaknya dan juga anak- anak lainnya.

” Alhamdulillah anak- anak saya saat ini sedang belajar di luar negeri  di Australia begitu da. Jerman,” tambahnya.

Pihaknya berharap sumbangan Dana Beasiswa ini agar dimanfaatkan sebaik- bakknya untuk kepentingan anak- anak sekolah.Yanh terpenting jangan dilihat besar kecilnya tetapi spirit dari rasa syukur yang untuk berbagi sebisa mampu dilakukan.

” Spirit ini juga akan menjadi virus yang bak untuk kita semuanya bagaimana tantangan menikmati ilmu di dunia pendidikan harus dihadapi dengan tegar dan penuh semangat,” pungkasnya.( Zul)

Related Post