Friday, 15 December 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Index » Tiga Satwa Berhasil Diamankan BKSDA Jateng Dari Pasar Depok
INDEX

Tiga Satwa Berhasil Diamankan BKSDA Jateng Dari Pasar Depok

Wednesday, 25 September 2013 - 2214 Views
Petugas BKSDA Jateng berhasil menyita landak dari salah satu pedagang di Pasar Burung Depok Solo

Petugas BKSDA Jateng berhasil menyita landak dari salah satu pedagang di Pasar Burung Depok Solo

INFOSOLORAYA.COM – SOLO – Tiga satwa dilindungi, yakni seekor landak, burung elang dan burung kuntul berhasil disita pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) di Pasar Burung Depok, Solo, Selasa (24/9). Ketiga satwa itu berhasil diamankan petugas dari salah satu pedagang kios nomer 63.

Menurut Kepala Seksi I BKSDA Jateng, Johan Setiawan, ketiga satwa itu selanjutnya akan dibawa ke Taman Safari Bogor untuk dikembangbiakkan dan dilindungi. Penyitaan ini, kata Johan dilakukan atas informasi Kepala Pasar dan Kepala Paguyuban Pasar Burung Depok terkait kepemilikan hewan satwa dilindungi itu.

“Atas dasar inilah kami langsung mendatangi kios pedagang yang menjual ketiga satwa itu dan langsung kita amankan,” jelas Johan.

Johan mengatakan, sebelum dilakukan penyitaan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan himbauan terhadap pedagang, untuk tidak menjual hewan dilindungi. Namun, karena tidak mengindahkan peringatan itu, akhirnya petugas melakukan penyitaan terhadap kios pedagang itu. Bahkan, pihaknya tidak segan-segan untuk menindak tegas dan memperkarakan diranah hukum, bagi para pedagang burung yang masih nekat menjual satwa dilindungi.

“Sebenarnya kita sudah lakukan sosialisasi dan monitoring kepada para pedagang. Karena peringatan-peringatan itu tidak mereka hiraukan, maka kita ambil paksa,” tegasnya.

Dikatakan, razia satwa dilindungi itu tidak hanya dilakukan di Pasar Burung Depok, namun juga dilakukan secara serentak di Kantor Kecamatan Kartasura Sukoharjo, dan Agrowisata Sondokoro Karanganyar. “Ada siamang, rusa, dan kijang yang di Sondokoro, semua ini kita evakuasi dan kita bawa ke Taman Safari,” imbuhnya.

Pemilihan Taman Safari ini katanya dinilai lebih layak untuk proses perkembangbiakan satwa-satwa itu. Pasalnya, jika dititipkan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), kondisinya suah tidak memungkinkan. Selain sudah banyak hewan, juga kondisi kandangnya yang kurang.[Zam]

Related Post