Monday, 16 October 2017
NEWS TICKER
IAIN Surakarta Buka Dua Jalur Pendaftaran SPMB »  Piye Kabare Bro…..Cermati Poster Yang Menyesatkan »  Siapa Sesungguhnya Bandoro Raden Ayu Roro Matah Hati »  Film Porno Artis Lokal Dikabarkan ada 8 Episode »  Daftar Peserta PLPG Tahap I Rayon UMS »  Agustus, 40 Mahasiswa UNS Ikuti KKN »  Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu perkilogram »  Klaten : Puluhan Peluru Hampa ditemukan di sungai »  Lagi, Pos Polisi Kembali Diserang »  Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wonogiri Kian Meluas »  Kementerian ESDM Tunjuk Pemkot Jadi Pilot Project PJU Pintar »  Hasil Mencuri Untuk Foya- Foya »  Lomba Lari 10 K Nasional Hari Jadi Wonogiri akan Melewati Waduk Gajah Mungkur »  Calon TKI Ujian EPS TOPIK PBT di UNS »  Jokowi Raih Dua Penghargaan »  Tahun 2014, UMK Solo Naik 25% »  Jelang Pilgub, KPU Gelar Sosialisai »  Demo Kenaikan BBM di Solo Ricuh »  Kesenian Tradisional Kethek Ogleng Ciri Khas Wonogiri »  Penegakan Hukum di Indonesia Masih Carut-Marut » 
 
Home » Kriminal » Warga Kentingan Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan
KRIMINAL

Warga Kentingan Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan

Wednesday, 1 July 2015 - 1223 Views
Kondisi korban | Dokumentasi

Kondisi korban | Dokumentasi

INFOSOLORAYA.COM, SOLO – Warga Kentingan, Kecamatan Jebres digegerkan dengan adanya penemuan mayat bayi perempuan mengambang di sungai sekitar kawasan itu, Rabu (1/7/2015), kemarin. Diduga bayi tak berdosa itu dibuang orangtuanya dari hubungan gelap.

Penemuan mayat bayi perempuan itu pertama kali oleh petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Mardi saat membersihkan saluran air sungai di Kampung Kentingan RT 001, RW 036 Kecamatan Jebres.

Ketika hendak membersihkan ia melihat sosok boneka mengapung dengan tersangkut bambu di sungai. Setelah didekati, Mardi terkejut karena sosok boneka itu ternyata mayat bayi perempuan.

“Awalnya saya ingin membersihkan saluran air sungai ini. Waktu saya membersihkan ada sosok boneka, namun setelah saya dekati ternyata mayat bayi,” terang.

Melihat kejadian itu, Mardi lalu melaporkannya ke petugas kepolisian terdekat Polsek Jebres. Mendengar laporan itu petugas langsung mendatangi lokasi penemuan mayat bayi perempuan. Setiba dilokasi petugas dibantu warga mengangkat bayi dari sungai untuk kemudian dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk dilakukan otopsi.

“Diduga mayat bayi perempuan itu dibuang oleh orangtuanya hasil dari hubungan gelap,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan.

Menurut Kapolsek, bayi itu diduga terbawa arus dari arah selatan sejak dua hari lalu. Biasa saja dari arah Kampung Sewu maupun dari Sukoharjo. Meski demikian, saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus pembuangan bayi malang itu.

“Penemuan bayi sekitar pukul 08.00 WIB di sekitar belakang Rusunawa Jurug. Ciri-ciri bayi prematur. Motifnya apa, masih kita dalami. Dan kita akan terus melakukan koordinasi dengan petugas terkait.”(zam)

labieb zamani

16.38 (34 menit yang lalu)
ke redaksi
Related Post